Mengenal Lebih dalam Tentang Hipnotis




Pernahkan Anda dihipnotis? Atau pernahkah Anda melihat secara langsung teman maupun orang lain yang sedang dihipnotis? Hanya dengan melalui kata-kata seseorang bisa terhipnotis dan tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan. Apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka? Artikel kali ini akan mengupas lebih dalam tentang hipnotis. Simak uraiannya di bawah ini!

Sekilas tentang Hipnotis
Apa itu hipnotis? Hipnotis merupakan sebuah ilmu komunikasi yang dapat memberikan pengaruh kepada orang lain. Komunikasi yang dilakukan bersifat sugestif atau secara mendalam dapat mempengaruhi orang lain. Hipnotis menggunakan serangkaian kalimat yang disampaikan dengan cara tertentu dan dengan kondisi tertentu, sehingga kalimat yang diucapkan dapat langsung memasuki pikiran bawah sadarnya.
Dalam menggunakan ilmu hipnotis harus dilandasakn pada tujuan yang ingin dicapai. Apakah sebagai terapi atau ingin membuka pikiran bawah sadar subjek (orang yang dihipnotis).  Secara umum ada dua penyampaian hipnotis yang sering dilakukan yaitu:
  • Direct Suggesstion, yaitu sugesti yang bersifar perintah langsung, tegas, jelas dan pasti.
  • Indirect Suggestion, yaitu sugesti yang sifatnya tidak langsung. Sugesti ini bisa berupa rayuan atau kata-kata persuasif yang secara perlahan mempengaruhi pikiran orang lain.


Prinsip menggunakan kalimat sugesti hipnotis yang tepat
Penggunaan kalimat dalam hipnotis bukanlah hal yang sembarang. Ada beberapa prinsip yang perlu Anda pahami yaitu:

  1. Positive - Gunakan kalimat positif dan hindari kata "Jangan"
Jika Anda akan melakukan sugesti, gunakan kata-kata positif dan hindari penggunaan kata negatif. Jika Anda ingin memberikan sugesti agar subjek tidak melakukan suatu hal, jangan lakukan dalam bentuk larangan dengan penggunaan kata "jangan". Namun, gunakan kata yang bernilai positif yang memiliki arti yang sama.
Sebagai contoh, Anda akan memberikan sugesti agar subjek tidak makan-makanan junk food karena akan membuat kesehatannya memburuk. Pada saat memberikan sugesti jangan mengatakan "Jangan makan-makanan junk food". Hal ini akan membuat otak memikirkan "junk food" sehingga yang terekam dan diterima otak adalah junk food. Namun, Anda bisa menggantinya dengan kalimat "Perbanyak makan sayuran sehat hasil olahan sendiri". Artinya yang diterima oleh otak adalah "sayuran sehat", sehingga subjek akan tersugesti untuk selalu makan-makanan sehat.

  1. Powerful – Lakukan dengan penuh keyakinan
Saat Anda akan melakukan hipnotis, maka lakukan dengan penuh keyakinan. Kekuatan keyakinan akan membuat Anda lebih terfokus dan terarah untuk melakukan sugesti. Sehingga sugesti hipnotis yang Anda lakukan dapat berhasil. Pikiran yang penuh konsentrasi, akan membangun kerangka yang kuat untuk menciptakan berbagai solusi atas keinginan yang belum tercapai.

  1. Precise – Deskripsikan tujuan dengan jelas
Keinginan akan mudah tercapai, jika sudah dideskripsikan dengan jelas dan rinci. Oleh sebab itu perjelas apa tujuan yang subjek inginkan, karena pikiran bawah sadar akan menyusun hal-hal yang sudah jelas atau ada dalam pikiran. Semakin jelas tujuan dan gambaran yang ada dalam pikiran, maka semakin mudah pula pikiran akan merekam dan menyimpan dalam memori otak lebih kuat. Jika gambaran akan tujuan yang diinginkan masih belum jelas atau kabur, maka pikiran bawah sadar sulit mendefiniskan keinginan tersebut.

  1. Present Tense – Fokus pada keinginan saat ini
Pastikan keinginan yang diinginkan merupakan keinginan saat ini, bukan keinginan di masa yang akan datang maupun masa lalu. Fokuskan pada impian dan keinginan yang ingin dicapai saat ini juga. Sehingga kekuatan pikiran akan membantu mengarah pada kondisi saat ini. Hal-hal yang akan tergambar dalam pikiran bawah sadar pun akan semakin nyata. Hal ini akan membantu mewujudkan keinginan menjadi kenyataan.

  1. Personal yang menguntungkan bagi target
Artinya, lakukan sugesti pada diri sendiri terlebih dahulu sebelum melakukan pada objek atau target Anda. Jika Anda berhasil melakukan sugesti pada diri sendiri, barulah lakukan sugesti pada orang-orang yang Anda kenal. Jika hal tersebut berhasil, barulah melakukan sugesti hipnotis kepada orang lain.
Meskipun Anda memiliki kemampuan untuk memberikan sugesti kepada target, namun semuanya kembali ke keadaan pikiran target. Jika target tidak mengizinkan dirinya menerima sugesti, maka Anda tidak dapat melakukan sugesti dengan sempurna. Sugesti yang Anda berikan tidak akan memberikan dampak yang besar pada target.

  1. Gunakan kata bantuan “Rasakan dan Bayangkan”
Jika Anda perhatikan, kata-kata yang sering dipakai oleh seorang pakar hipnotis yaitu “Rasakan dan Bayangkan”. Kata-kata ini bukan sekedar ucapan tanpa tujuan. Ternyata, kata tersebut diibaratkan sebagai kata sakti yang dapat membantu proses hipnotis berjalan lancar. Kedua kata tersebut memudahkan Anda untuk memasuki pikiran bawah sadar. Dengan mengatakan “Bayangkan dan Rasakan”, Anda telah memasukkan sugesti pada target untuk menggali semua memori pikiran bawah sadarnya.

  1. Pertegas kalimat
Pertegas kembali setiap kata dan kalimat yang Anda ucapkan pada target. Mempertegas kalimat dapat berupa pemberian kalimat yang mengandung ajakan, saran, atau perintah yang secara tidak langsung memberikan sugesti untuk memasuki alam bawah sadarnya. Sehingga Anda perlu menyusun kata-kata hingga menjadi kalimat positif untuk memberikan sugesti. Dapat dikatakan bahwa sebenarnya, sugesti hipnotis merupakan bentuk meyakinkan orang lain dengan kata-kata. Sehingga orang yang kita berikan sugesti akan percaya dan mengikuti apa yang kita sugestikan.

Itulah ketujuh prinsip menggunakan kalimat sugesti hipnotis yang tepat. Sehingga sugesti yang Anda berikan berhasil memasuki pikiran bawah sadarnya.

Sugesti tak langsung dapat memberikan pengaruh
Selain memberikan sugesti secara langsung yaitu dengan mengunakan kata-kata, Anda juga bisa melakukan sugesti tidak langsung  atau indirect suggestion. Sugesti tidak langsung dapat terjadi tanpa harus memberikan kata-kata. Melalui perilaku seseorang secara tidak langsung dapat tersugesti. Sebagai contoh: ketika ada seseorang yang menguap, seseorang yang melihatnya bisa ikut-ikutan menguap. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya "informal hypnosis" artinya proses yang terjadi ketiga salah satu pihak atau kedua pihak tidak menyadari bahwa yang terjadi sebenarnya bagian dari hipnotis.

Seperti pada contoh kasus “menguap” yang menyebabkan  orang yang melihat ikut menguap. Orang yang menguap pertama kali dan yang ikut menguap mungkin tidak sadar bahwa “menguap” yang terjadi merupakan bentuk hipnotis. Karena yang dilakukan satu orang dapat mempengaruhi orang lain.

Proses sugesti ini terjadi akibat aktifnya sistem saraf cermin atau mirror neurons system. Ini merupakan sel-sel saraf yang terletak di bagian dean otak vertebrata yang berfungsi sebagai penggerak proses belajar. Inilah yang menyebabkan ketika ada salah satu orang yang “menguap”, maka orang disekitarnya yang mellihat ikut menguap. Pikiran memberikan sinyal kepada tubuh untuk merespon apa yang kita lihat dan respon yang diberikan adalah ikut-ikutan menguap.

Demikianlah prinsip menggunakan kalimat sugesti hipnotis yang bisa mempengaruhi orang lain. Namun, perlu diingat bahwa berhasil tidaknya sugesti hipnotis yang Anda lakukan tetap dipengaruhi oleh target yang akan Anda hipnotis. Seseorang yang menerima hipnotis sebagai hal positif, maka akan lebih mudah diberikan sugesti yang positif pula.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Lebih dalam Tentang Hipnotis"

Posting Komentar